manfaat jalan kaki untuk jantung

Manfaat Jalan Kaki Untuk Jantung

Sudah tahukah Anda bahwa manfaat jalan kaki untuk jantung? Ini merupakan berita gembira untuk penderita penyakit jantung. Berjalan kaki adalah suatu bentuk pola latihan aerobik dan langkah mudah menambah kegiatan tubuh Anda dan memperbaiki kesehatan.

manfaat jalan kaki untuk jantung

Kegiatan atau gerakan tubuh tentu saja dapat meningkatkan denyut jantung, menjadikan jantung kuat dan memperlancar aliran darah di tubuh, mengangkut oksigen dan nutrisi lebih banyak ke semua organ tubuh agar bekerja optimal. Olahraga pun bisa mengoptimalkan paru-paru dalam menyerap oksigen, berfungsi penurun tensi darah, menurunkan jumlah lemak di tubuh dan dapat membuat kolesterol dan gula darah jadi normal.

Hal penting sebelum berlatih adalah melakukan pemeriksaan. Apakah Anda mempunyai problem pada jantung, dokter mungkin akan menguji sebagai acuan seberapa besar atau banyak kegiatan jantung secara aman.

Awali secara pelan-pelan, dengan aksi pemanasan di permulaan, tingkat kecepatan di pertengahan dan pendinginan pada akhirnya.

Agar motivasi terjaga, berjalan kaki lah bersama teman, sahabat atau anggota keluarga. Tentukan tujuan Anda sampai tercapai. Ingatlah selalu hal positif berkenaan dengan manfaat jalan kaki untuk jantung.

Pakai alat pedometer untuk menghitung jumlah langkah kaki. Gunakan sepanjang hari sampai menjangkau kurang lebih 2000 langkah per hari dari kebiasaan dan selanjutnya ditambah lagi jumlah langkah di masa depan.

Putuskan tujuan Anda. Anda bisa mencoba berjalan kaki pada level kegiatan moderat selama sekitar 2 setengah jam satu minggu. Caranya adalah berjalan kaki setengah jam perhari, paling sedikit 5 hari dalam seminggu.

Manfaat Jalan Kaki Untuk Jantung

Riset yang telah dilakukan

Sudah 2400 tahun lebih, tokoh zaman dulu yaitu Hipocrates menyatakan: Berjalan adalah obat terbaik manusia. Untuk memperoleh kebenaran hal tersebut, dua orang ahli dari University College London menjalankan meta analisis dari riset yang diterbitkan dari 1970 sampai 2007 dalam jurnal peer review.

Sesudah menseleksi sebanyak 4295 artikel, mereka melakukan identifikasi 18 kajian yang memenuhi syarat standar terbaik dalam hal kualitas. Kajian ini dinilai kembali 459833 peserta yang tidak mengalami penyakit kardiovaskular saat penyelidikan diawali.

Semua kajian mengoleksi informasi dan keterangan mengenai rutinitas peserta berjalan kaki bersama dengan keterangan perihal faktor bahaya kardiovaskular, termasuk hal usia, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol serta di berbagai kasus, juga disertakan data kesehatan. Semua peserta dilacak sampai 11,3 tahun lamanya, saat peristiwa yang berkaitan kardiovaskular dan kematian direkam atau dicatat.

Berjalan kaki mengurangi risiko pada kardiovaskular sampai 31 persen dan mengurangi peluang kematian saat penelitian sebanyak 32 persen. Perlindungan ini terlihat nyata bahkan di jarak 5,5 mil per minggu dan di kecepatan biasa kurang lebih 2 mil/jam. Bagi orang yang berjalan kaki jarak jauh dan lama, berjalan pada tempo cepat atau bahkan keduanya akan merasakan proteksi lebih besar.

Cuplikan 3 kajian di Harvard tentang manfaat jalan kaki untuk jantung:

Dari 10.269 pria lulusan Harvard College, berjalan kaki paling sedikit 9 mil/minggu dihubungkan dengan level kematian 22 persen lebih rendah.
Dari 44.452 pria profesional yang sehat, berjalan kaki sekurangnya 30 menit/hari dihubungkan dengan risiko 18 persen lebih rendah dari penyakit arteri koroner.
Dari 72.488 perawat perempuan, berjalan kaki sekurangnya 3 jam/minggu dihubungkan dengan risiko 35 persen lebih rendah terkena serangan jantung dan kegagalan jantung serta risiko 34 persen lebih rendah mengalami stroke.

Itulah riset mengenai manfaat jalan kaki untuk jantung. Kesimpulannya adalah betapa baik dan pentingnya berjalan kaki setidaknya 30 menit saja dalam sehari untuk membuat jantung Anda sehat, melatih jantung dan ototnya agar kuat dan mampu memompa darah lebih lancar ke seluruh bagian tubuh.