Manfaat Jalan Kaki untuk Vitalitas Pria

Bagi Anda para pria yang sedang ingin meningkatkan vitalitas dengan mudah dan murah hanya perlu berjalan kaki secara teratur. Inilah yang bisa Anda lakukan setiap waktu, sehingga Anda bisa menjauhi berbagai cara lain yang lebih berisiko seperti minum obat-obatan khusus pria.

Berjalan kaki adalah gerakan alami dari manusia. Jadi, Anda bisa memanfaatkan ini untuk meningkatkan kesehatan tubuh Anda.

Belum banyak yang meyadari bahwa hanya dengan berolahraga jalan kaki mampu membuat seorang pria bertambah vitalitasnya. Jauhi obat seperti viagra, jamu kuat dan sejenisnya karena itu merupakan cara yang berisiko bagi tubuh Anda. Namun, lakukanlah cara alami dan aman untuk membuat tubuh Anda menjadi lebih kuat dan perkasa.

Tahukah Anda, bahwa berjalan kaki cepat sejauh 3 kilometer tiap hari bisa menurunkan bahaya impotensi pria berdasarkan perkataan Dr. Irwin Goldstein, dari Boston University School of Medicine dalam sebuah kajian yang dipublikasikan oleh Urologi edisi Agustus 2000.

Pada studi tersebut, dilalui dengan cukup lama yaitu 9 tahun kepada 600 pria. Pada permulaan riset, para pria tidak punya gangguan pada vitalitas mereka. Pada prosesnya, diperoleh bahwa mereka yang rutin berolahraga atau terlebih berolahraga di usia lanjut bisa menurunkan risiko impotensi.

Disamping itu, menerapkan kebiasaan sehat lain seperti tidak merokok, mengurangi bobot tubuh atau berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol ternyata tidak begitu berdampak pada pengurangan risiko impotensi.

Pengamatan selanjutnya pada riset medis sudah membuktikan lebih jauh lagi untuk menyarankan kegiatan fisik rutin untuk mencegah disfungsi ereksi dan memelihara kesehatan seksual.

Dongkrak Vitalitas Pria Secara Alami dan Mudah dengan Jalan Kaki Sejauh 3 Kilometer

Berjalan kakilah sejauh 3 kilometer setiap hari untuk kesehatan seksual Anda. Terlebih bagi usia paruh baya, cara ini bisa terus memelihara kualitas kesehatan seksual tanpa konsumsi obat. Jika dibandingkan, harga sepatu olahraga yang baru bisa lebih murah dibanding harga obat khusus pria yang mengatasi disfungsi ereksi di pasaran. Itu adalah pilihan yang lebih menghemat isi dompet Anda.

Apa lagi berjalan 3 kilometer cuma memerlukan waktu sekitar 30 hingga 45 menit saja. Tergantung seberapa cepat Anda berjalan kaki. Ini waktu yang masih sangat singkat untuk bisa membuat tubuh Anda kembali sehat dan bugar.

Proses Pencegahan Disfungsi Ereksi dengan Berjalan Kaki

Olahraga seperti berjalan kaki bisa memperbaiki peredaran darah lewat pembuluh darah Anda dan memelihara agar tetap lancar. Ternyata tanda awal gangguan arteri jantung terletak pada pembuluh darah penis ketika terjadi impotensi diakibatkan berkurangnya peredaran darah.

Oleh karena itu, aktivitas olahraga bisa menekan risiko impotensi dan aliran darah bisa lancar. Kiat itu pun sama untuk melawan serangan jantung.

Nitrat oksida (NO) membuat peredaran darah meningkat mengarah ke penis, tentunya ini sangat diperlukan agar bisa ereksi. Berjalan kaki cepat 3 kilometer per hari atau kurang lebih 30 menit. Tambahan lainnya, Anda bisa melakukan jogging atau olahraga lain yang bisa membantu pembakaran 200 kalori dan menambah detak jantung Anda. Tidak dianjurkan untuk bersepeda, sesuai petunjuk di berbagai riset. Sebabnya adalah bersepeda bisa memperbesar risiko impotensi yang dipicu penghambatan aliran darah dari sadel sepeda. Sadel sepeda yang kecil sangat buruk untuk peredaran darah untuk organ vital pria.

Anjurkan dan Ajak Suami Anda Berjalan Kaki Rutin

Bagi wanita yang sudah punya suami, informasi ini sangatlah penting agar kesehatan seksual suami tetap terjaga dengan baik. Bujuklah suami Anda untuk rutin berjalan kaki setiap hari minimal 30 menit. Anjurkan dia untuk selalu aktif bergerak agar kualitas hidup sehatnya makin baik dan kebugaran bisa diperoleh di keseharian. Ingat, masalah impotensi pada pria bukanlah hal sepele. Jadi, berjalan kaki rutin bisa mencegah sejak dini masalah tersebut.

Bagikanlah informasi ini kepada suami Anda agar bisa memberi semangat kepadanya untuk rajin berolahraga jalan kaki dan nantinya bisa merasakan tubuh yang sehat dan fit serta peningkatan kesehatan seksual.

Sumber: Tanya.Asmaraku.com

Share