Manfaat Olah Raga Jalan Kaki yang Istimewa

Sejujurnya langkah untuk memelihara tubuh yang sehat dan bugar itu mudah, salah satunya yaitu dengan menerapkan manfaat jalan kaki. Kita semua tak harus keluar uang besar supaya sehat dan fit. Cukup dengan melakukan cara yang simpel dan mudah yaitu dengan secara rutin olah raga jalan kaki. Anda sudah tahu manfaat olah raga jalan kaki untuk tubuh? Jika belum, sekarang saatnya saya membagikan informasi penting dan bernilai ini kepada Anda semua.

manfaat olah raga jalan kaki untuk semua orang

Manfaat Olah Raga Jalan Kaki yang Menarik Perhatian Orang

Dengan hanya berjalan kaki saja sekitar 30 hingga 45 menit rutin secara harian, Anda sudah dapat menjadikan hidup ke arah yang baik dan sehat. Lalu apa saja sih, manfaat olah raga jalan kaki dan mengapa Anda wajib untuk memberi waktu untuk olah raga jalan kaki meskipun Anda sibuk dengan aktivitas harian? Mari kita bahas bersama !

1. Olah Raga Jalan Kaki itu Gampang Banget

Tidak perlu alat khusus yang rumit dan mahal untuk olah raga satu ini. Jalan kaki bisa diawali hanya dengan memakai baju biasa dan sandal. Anda juga bisa memilih menggunakan sepatu ringan untuk berjalan. Jalan kaki pun bisa dilakukan diberbagai tempat di mana pun dan waktu yang tak terikat. Anda bisa mengawali jalan kaki dari 10 hingga 15 menit dulu, lalu bisa Anda tambah lagi pelan-pelan.

2. Bisa Menambah Semangat Anda

Semangat harus dimunculkan setiap hari untuk mencegah hal yang tidak produktif. Nah, untuk membuat diri kita semangat terus. Ada solusi mudah nih, yaitu berjalan kaki. Manfaat olah raga jalan kaki juga bisa nih untuk mendongkrak semangat, kondisi hati dan membasmi stres. Ada satu kajian yang dipublikasikan di Annals of Behavioral Medicine mengungkapkan, murid yang berjalan kaki dengan rutin mempunyai level stres yang lebih ringan ketimbang mereka yang sangat sering duduk saja, minim berolahraga atau tidak pernah sama sekali. Berjalan kaki pun bisa menunjang Anda memperoleh udara oksigen yang banyak disamping itu pula sebagai sarana pelepasan hormon endorfin dan memperoleh berbagai hormon positif.

3. Meningkatkan Performa Otak Anda

Ini menjadi sebuah kenyataan bahwa orang yang selalu berlatih fisik dengan cara apa saja dapat membangun potensi tubuh, jiwa dan kesiagaan. Suatu kajian yang diselenggarakan oleh National Council of Aging memberikan kesimpulan yang berisi, olah raga jalan kaki selama 45 menit dalam satu harinya dapat mencerdaskan kekuatan mental.

4. Menekan Adanya Risiko Serangan Stroke dan Jantung

Penyakit stroke dan serangan jantung saat ini menjadi hal yang menakutkan banyak orang. Namun bagi Anda yang ingin mencegah semaksimal mungkin dari penyakit tersebut. Anda bisa berolahraga jalan kaki sekitar 30 hingga 45 menit per hari untuk menolong menambah kelancaran peredaran darah. Hal ini pun bisa membantu proses peningkatan kadar kolesterol baik yang ada dalam darah dan mengurangi jumlah kolesterol jahat yang akhirnya membuat peran pelindung secara total.

5. Menjaga Kada Gula Darah Dalam Tubuh

Bagi penderita diabetes sangat bisa disembuhkan dengan cara berjalan kaki sekitar 45 menit pada pagi hari agar gula darah bisa dikontrol dengan baik. Contohnya, pada saat sesudah makan, Anda bisa berjalan kaki sekitar 10 hingga 15 menit yang bisa menyusutkan gula darah postprandial. Sedang untuk jalan kaki 30 menit atau lebih di saat malam mampu mengontrol gula darah.

Berjalan kaki tak cuma memberikan manfaat untuk pengidap diabetes, namun pula bermanfaat untuk menekan risiko timbulnya diabetes terhadap orang yang sensitif dengan penyakit ini. Suatu kajian dari Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Pittsburgh mendapatkan bahwa berjalan kaki 30 menit dalam sehari bisa menurunkan risiko penyakit diabetes untuk orang yang memiliki berat badan tinggi atau tidak.

6. Mengantisipasi Adanya Disfungsi Seksual

Berjalan kaki cepat sekitar 2 mil tiap hari dapat menekan adanya gangguan seks seperti impotensi terhadap pria. Hal itu sesuai dengan satu riset yang diterbitkan Journal of American Medical Association dan dampaknya banyak tampak pada pria berumur tengah baya dan pria pengidap diabetes. Sangat mudah bagi orang yang bermasalah dengan seksualnya, gunakan saja manfaat olah raga jalan kaki tanpa perlu keluar uang beli obat khusus dewasa atau pergi ke klinik spesialis

7. Mampu Memperkecil Risiko Kanker

Berjalan kaki sangat berkhasiat buat mereka yang masih melalui penyembuhan kanker. Hal ini bisa membuka peluang mereka untuk sembuh dan bertahan hidup. Berjalan kaki pun bisa menambah sensasi lapar bagi pasien sehingga membuat rasa ingin makan menjadi besar.

Berjalan kaki pun bisa mengurangi risiko dari bermacam tipe kanker diantaranya kanker usus besar dan kanker payudara. Ada suatu makalah yang dipresentasikan di Pertemuan Tahunan ke-95 American Association for Cancer Research yang diadakan di Orlando memperlihatkan bahwa berjalan kaki mampu menaikkan kelanjutan hidup bagi penderita kanker payudara.

8. Memelihara Berat Badan Tetap Ideal

Apakah Anda mau menurunkan atau menaikkan berat badan? Berjalan kaki adalah satu jenis olahraga yang bisa membantu Anda dalam kedua hal tersebut. Berjalan kaki dibarengi dengan program diet teratur dapat mengurangi berat badan dan membasmi lemak. Berjalan kaki pun mampu berperan sebagai gerakan latihan aerobik yang membantu Anda untuk memelihara berat badan sesudah target Anda terpenuhi.

9. Menambah Kesempatan Berupa Umur yang Panjang

Siapa yang tidak mau umurnya panjang atau lama? Anda pasti mau kan. Sebuah riset tentang jantung di Honolulu yang menyertakan delapan ribu pria didapatkan bahwa dengan berjalan kaki sekitar 3,2 kilometer per hari mampu meminimalisir risiko kematian sekitar 50%. Risiko kematian karena kanker bahkan ditemukan lebih kecil. Di beberapa kajian lainnya pun menjelaskan hal yang sama. Jadi, berjalan kaki bisa membuat peluang hidup Anda lebih panjang.

Hal apa saja yang diperlukan untuk berjalan kaki? Yang diperlukan cuma secuil motivasi dan sepasang alas kaki, baik sandal atau sepatu. Disamping itu, untuk membantu agar Anda dapat membujuk beberapa kawan untuk berjalan kaki. Sehingga berjalan kaki dalam sebuah grup jadi lebih menggembirakan.

10. Sering Berjalan Kaki, Diabetes Menyingkir

Berjalan kaki adalah tipe olahraga aerobik yang dikenal bagus untuk kesehatan dan kebugaran jantung. Olahraga murah dan ringan ini sebetulnya pula dapat dijalankan bagi Anda yang mau menghindari diabetes melitus. Sekarang kita tahu bahwa banyak makanan dan minuman yang dijual itu serba manis. Sangat dianjurkan untuk tidak memakannya secara berlebihan dan diimbangi dengan latihan fisik dan menikmati manfaat olah raga jalan kaki.

Sebuah riset untuk menggambarkan angka kejadian diabetes di Australian pada tahun 2000 sampai 2005 mendapatkan, semakin tinggi jumlah langkah kaki, maka makin turun pula risiko diabetes yang dialami. Riset tersebut dilakukan terhadap 592 orang berusia tengah baya sampai usia tua.

Pada permulaan kajian semua responden memeriksa kesehatan dan menuliskan detail pola hidup yang dijalani, dari aktivitas olahraga sampai gaya makan mereka. Peserta kajian ini disediakan pedometer (alat pengukur langkah kaki) untuk satu hari.

Riset yang berjalan selama 5 tahun ini mendapatkan mereka yang dengan total langkah kaki yang terbanyak mempunyai indeks massa tubuh terendah, rasio pinggang serta paha lebih kecil dan sensitivitas insulin yang lebih bagus. Apalagi bila faktor pola makan, kebiasaan buruk merokok dan minum alkohol ditambahkan.

Orang yang mempunyai pola hidup yang kurang bergerak aktif dan semenjak mengganti pola kebiasaan sampai menjangkau sepuluh ribu langkah kaki dalam satu hari mendapatkan perbaikan kepekaan insulin ketimbang orang yang berjalan kaki dengan tiga ribu langkah dalam sehari, 5 kali per minggu. Dengan melihat manfaat olah raga jalan kaki ini sudah sebaiknya kita terus membiasakan berjalan kaki untuk masa depan tubuh kita.

Kepekaan insulin merupakan kapasitas hormon insulin mengurangi jumlah glukosa darah dengan menurunkan pembuatan glukosa hepatik dan merangsang penggunaan glukosa dalam otot skelet serta jaringan adiposa. Bila kepekaan insulin berkurang akan mengalami resistensi insulin yang memicu diabetes.

11. Jalan Kaki Bisa Terhindar dari Kanker Payudara

Agar bisa memperkecil risiko kanker payudara, kita tak harus berolahraga yang keras dan ekstrim. Malahan hanya berjalan kaki saja kita telah dapat memelihara kesehatan payudara secara baik. Masih ada kesempatan bagi Anda yang ingin mendapatkan manfaat olah raga jalan kaki.

Dalam kajian yang diterbitkan di Journal of The American Medical Association, para intelektual memperoleh bahwa wanita yang rajin berolahraga jalan kaki cepat di ujung umur 30 dan 40 tahun mempunyai risiko kanker payudara lebih kecil dibanding teman mereka yang jarang atau malas melakukan aktivitas gerakan.

Riset ini menyertakan 74000 wanita menopause dengan kelompok umur 50 sampai 79 tahun. Mereka merupakan responden pada kajian Women’s Health Initiative di tahun 2002. Kesimpulan kajian itu adalah adanya manfaat terapi sulih hormon dalam penurunan risiko kanker payudara.

Hasil riset berkenaan dengan manfaat olah raga jalan kaki ini menegaskan lagi terhadap banyak kajian yang mengatakan olahraga rutin efektif menurunkan risiko kanker payudara. Disamping itu, masih ada waktu dalam memulai dan membiasakan olahraga jalan kaki.

Para responden yang cuma berjalan kaki cepat selama 90 menit sampai 2 jam per minggu dan diawali ketika mereka berumur 35 dan 50 tahun pula memperoleh khasiat berkurangnya risiko kanker sampai angka 18%. Tapi yang pasti manfaatnya tersebut akan lebih bagus jika olahraga dibiasakan sejak dini.

Tak hanya berjalan kaki, tipe olahraga lainnya yang bernuansa gembira misalnya bersepeda dan berenang, bila dijalani dengan rutin dan teratur, bisa memperkecil risiko kanker lebih tinggi lagi. Tak lupa, ada tambahan MANFAAT OLAH RAGA JALAN KAKI yaitu kesehatan jantung dan memelihara berat badan normal.

12. Jalan Kaki Bikin Anda Awet Muda

Mau tampak awet muda dari usia Anda sebenarnya? Dengan jalan yang murah dan menyehatkan? Jawabannya, berjalan kaki. Hal ini dialami karena berjalan kaki dimana sel tubuh akan memperoleh oksigen yang memadai dan pembuatan kolagen akan lebih lancar dan aktif. Hal ini tentu bagus untuk kulit karena selalu dalam keadaan lembab.

Demikian hasil dari riset yang diadakan oleh Kerrie L Moreau, PhD, yaitu seorang peneliti di University of Colorado. Kesimpulannya adalah olahraga seperti jogging dan jalan kaki bisa mempermudah kelancaran peredaran oksigen dan darah. Dengan adanya aliran darah yang lancar, nutrisi ke semua jaringan kulit lancar. Oksigen dan nutrisi yang lancar adalah syarat penting ketika produksi kolagen.

Riset tersebut, telah memperlihatkan bahwa wanita 60 tahun dapat memiliki pembuluh darah yang tingkat kesehatannya menyamai wanita berumur 28 tahun dengan syarat rajin berjalan kaki mulai umur muda selama 40 menit per hari.

Tulisan khusus dari peneliti Moreau, para relawan yang ikut dalam riset merupakan wanita pascamenopause yang menjalani terapi hormon. Bagi wanita yang tidak menjalani terapi, rutinitas berjalan kaki membuat pembuluh darah 35% lebih luwes ketimbang wanita yang sejak usia muda tak pernah olahraga.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan